![]() |
| Foanoita Halawa: Kiranya Pemda lewat Disdik Nias Selatan dapat memperhatikan kondisi atap yang bocor |
Nias Selatan-LibasNias.Site.-
Kondisi atap gedung SMP Negeri 1 Ulunoyo yang terbuat dari genteng sering alami bocor saat hujan kian memprihatinkan, membuat siswa dan guru sangat tidak nyaman ketika proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Sekolah tersebut berada di desa Sambulu, kecamatan Ulunoyo, kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (16/12/2025).
Menurut kepala sekolah setempat, Foanoita Halawa menerangkan, bahwa kondisi atap sekolah yang terbuat dari genteng sudah sejak lama mengalami bocor dan sebagian pernah ditimpa pohon karet warga yang berada persis di samping gedung sekolah. Usia gedung hampir 20 tahun dan atapnya tidak pernah direhap ulang.
"Sewaktu ada bangunan baru, masih ada 6 ruang kelas yang tidak direhap karena keterbatasan dana," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa atap ruang kelas tersebut sudah layak diperbaiki atau direhap ulang seandainya ada dana yang cukup, termasuk kondisi jalan menuju halaman sekolah yang sering becek saat musim hujan.
"Jalan masuk menuju halaman sekolah sekira 100 meter juga rusak karena terkikis air hujan hingga sulit dilalui kendaraan," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, siswa di sekolah tersebut juga mengatakan bahwa saat musim penghujan mereka sangat terganggu dan kurang nyaman.
"Sangat tidak nyaman saat hujan tiba karena atap sekolah kami bocor," cetusnya.
Foanoita berharap kepada pemerintah daerah lewat dinas pendidikan Nias Selatan untuk memberi perhatian khusus terhadap kondisi sekolahnya agar segera diperbaiki dalam waktu dekat.
"Kiranya Pemda dapat membantu dan membangun kembali sekolah ini, setidaknya rehap," tandasnya.
Berdasarkan hasil pantauan, kondisi plafon sekolah sudah banyak yang lapuk dan rusak berat, termasuk sebagian atap genteng yang tidak beraturan.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.
(Abisama Halawa)

