Nias Selatan-LibasNias.Site.-
Kondisi gedung gereja Katolik St Rafael Sambulu Paroki Caritas Sogawunasi Keuskupan Sibolga, tepatnya berada di desa Sambulu, kecamatan Ulunoyo, kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, mengalami kerusakan berat akibat pergeseran tanah yang labil pengaruh hujan deras yang terus-menerus mengguyur wilayah setempat dan sekitarnya pada beberapa hari terakhir, Selasa (16/12/2025).
Berdasarkan pantauan di lapangan, posisi gedung gereja nyaris ambruk bahkan sebagian tembok sudah roboh. Lantai dan dinding tampak tidak beraturan, baik pada sisi bagian dalam maupun bagian luar gedung, bahkan kondisi tanah di sekitar lingkungan gereja juga retak, termasuk sejumlah makam ikut berpindah tempat.
Menurut keterangan Lektor setempat, bahwasanya dampak cuaca ekstrem tersebut sudah sangat mengkhawatirkan umat Stasi St Rafael Sambulu dalam menjalankan ibadah mingguan.
"Umat khawatir gedung akan ambruk, kami menompang di balai serbaguna untuk melaksanakan ibadah, termasuk ibadah Natal tahun ini," ungkapnya.
Lektor menambahkan bahwa keadaan tersebut sudah diketahui pastor paroki dan vikjen. Sementara, pihak pemerintah kabupaten Nias Selatan masih belum turun ke lapangan untuk meninjau lokasi.
"Belum ada respon dari Pemda lewat BPBD," tambahnya.
Umat Stasi setempat berharap adanya perhatian pemerintah pusat lewat kementrian agama (kemenag) dan juga Pemda lewat BPBD bersama dinas sosial untuk perbaikan dan penanganan musibah yang menimpa lokasi gedung gereja.
"Kiranya pemerintah dapat memberi perhatian khusus membangun kembali gedung gereja ini agar kami sebagai umat bisa menjalankan ibadah agama seperti sebelumnya," harapnya.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.
(Abisama Halawa)

