Kades Hilitoese Hilimegai 'Disorot', BPD dan Warga Keluhkan Penyimpangan Dana Desa: Gaji Tak Dibayar, Pembangunan Tak Jelas!

Kades Hilitoese Hilimegai 'Disorot', BPD dan Warga Keluhkan Penyimpangan Dana Desa: Gaji Tak Dibayar, Pembangunan Tak Jelas!


Nias Selatan – libasNias.Site

Kepemimpinan Kepala Desa Hilitoese Hilimegai, Kecamatan Hilimegai, Yosefo Halawa, periode 2020-2025 menjadi sorotan. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan agama menyampaikan keluhan terkait pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) selama masa jabatannya.

 

Anggota BPD mengungkapkan bahwa gaji BPD dan perangkat desa belum dibayarkan, meskipun dana desa sudah cair. Mereka juga menyoroti bahwa pemanfaatan dana desa dari tahun 2020 hingga 2025 tidak sesuai sasaran, baik untuk pembangunan fisik, BLT, stunting, maupun ketahanan pangan.

 

BPD, tokoh masyarakat, pemuda, dan agama berharap agar Bupati Nias Selatan, Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Inspektorat Nias Selatan, dan DPRD Nias Selatan merespons keluhan mereka dengan melakukan evaluasi dan tindakan hukum jika ditemukan indikasi korupsi.

 

Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) menyatakan keprihatinannya dan berencana melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dana desa Hilitoese dalam waktu dekat. Feberius, perwakilan AMAK, menilai kasus ini menambah daftar panjang persoalan dana desa di Nias Selatan.

 

Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa Hilitoese Hilimegai belum memberikan tanggapan. Media akan terus berupaya untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak terkait demi keberimbangan informasi.


Liputan: Redaksi 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال